Bersembunyi

Zaman sekarang manusia suka ngacak-ngacak, membolak-balikkan sesuatu. Sudah tidak ada kebenarankah dimuka bumi ini? Hehe, lebai dikitttt ;p

Apa yang Tuhan suruh lakukan dengan sembunyi-sembunyi kita lakukan terang-terangan, apa yang Tuhan suruh jangan lakukan eh kita sembunyi-sembunyi lakukan. Manusia tidak punya mata selain mata jasmani mereka, mereka hanya percaya apa yang mereka lihat tapi berbeda dengan Tuhan kita. Serammmm =D

Jadi sadar diri selama ini suka menonjolkan apa yang baik di hadapan orang lain, bicara lebih banyak, menjelaskan lebih banyak, berharap orang bisa mengerti maksud yang sesungguhnya namun ternyata tidak dan kena batunya sendiri. Salah diri sendiri tidak bijaksana. Tapi ngak salah yah ngak pengalaman. Orang bijak yah orang yang selalu bisa belajar dari kesalahannya ( ternyata ada bijaknya juga, hehehe ). Cucol sedikit disini n back to topic perenungan tentang melakukan yang benar.

Nyinggung sedikit motivasi kita dalam melakukan sesuatu dari holy bible.


Giving to the Needy

1 "Be careful not to do your 'acts of righteousness' before men, to be seen by them. If you do, you will have no reward from your Father in heaven.

2 "So when you give to the needy, do not announce it with trumpets, as the hypocrites do in the synagogues and on the streets, to be honored by men. I tell you the truth, they have received their reward in full.

3 But when you give to the needy, do not let your left hand know what your right hand is doing,

4 so that your giving may be in secret. Then your Father, who sees what is done in secret, will reward you.
Prayer

5 "And when you pray, do not be like the hypocrites, for they love to pray standing in the synagogues and on the street corners to be seen by men. I tell you the truth, they have received their reward in full.

6 But when you pray, go into your room, close the door and pray to your Father, who is unseen. Then your Father, who sees what is done in secret, will reward you.

7 And when you pray, do not keep on babbling like pagans, for they think they will be heard because of their many words.

8 Do not be like them, for your Father knows what you need before you ask him.

16 "When you fast, do not look somber as the hypocrites do, for they disfigure their faces to show men they are fasting. I tell you the truth, they have received their reward in full. 17But when you fast, put oil on your head and wash your face, 18so that it will not be obvious to men that you are fasting, but only to your Father, who is unseen; and your Father, who sees what is done in secret, will reward you.

ReLease Forgiveness

Ya, aku tau itu bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Ketika hati qta dikuasai oleh kemarahan, kekecewaan dan prasaan berkecamuk lainnya atas pengalaman-pengalaman negatif yang terjadi dalam hidup qta, betapa sulitnya melepaskan pengampunan.

Aku pribadi mengalaminya. Aku bukan pribadi yang suka menyimpan dendam, aku pikir aku tidak mempunyai masalah dalam hal ini. Aku sangat gampang meminta maaf sekalipun untuk kesalahan yang tidak aku buat. Banyak pengalaman memaafkan n meminta maaf yang dapat aku ceritakan. Tapi suatu ketika kesombonganku mencuat. Permasalahannya adalah siapa yang salah dan siapa yang benar bagiku di kala itu. Tentu aku merasa diriku yang benar. Merasa dilecehkan, merasa telah menerima perlakuan yang tidak adil dan merasa sangat tidak dihargai. Kecewa luar biasa. Sakitnya luar biasa. Namun, LupakanLah apa yang terjadi dan kenapa bisa terjadi serta siapa yang menjadi tersangkanya. Bukan peristiwanya yang ingin kubagikan disini melainkan hikmahnya =)

Kebenaran tentang pengampunanpun tidak mempan untuk menghapuskan kekecewaanku. Apa yang terjadi dalam hidupku di kala itu? Bahkan kebenaranpun tidak sanggup masuk karna aku belum rela melepaskan rasa sakitku. Hati dan pikiranku begitu dikuasai oleh hal-hal negatif. Tidak ada yang indah dimataku. Mensyukuri hidup? Bahkan aku hampir melepaskan tujuan hidupku.

See?

Sikap hati yang menyimpan dendam atau kemarahan merupakan pintu yang terbuka lebar bagi iblis untuk masuk ke dalam kehidupan qta. Hal tersebut jika dipelihara, kebayang dech apa jadinya hidup qta. Seremmmm >. Tapi hari-hari ini aku terus menerus dikuatkan bahwa qta sLalu mempunyai pilihan atas siapa yang berkuasa dalam hidup qta. Diri qta ataukah dosa?

Pengampunan bukanLah hal yang mudah jika qta terus menerus menggenggam pengalaman pahit qta dan membangun mentalitas korban. Percaya kaLo Tuhan bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan dalam kehidupan qta. Hanya sayangnya, cara pikir qta bukanLah cara pikir Tuhan =) Tuhan mampu menjadikan segala sesuatunya indah namun semua tergantung keputusan qta hari ini. Adalah bagian Tuhan untuk menyelesaikan semuanya bagi qta, adalah bagian qta untuk melepaskan hak qta dan mulai mengijinkan Tuhan bekerja dalam segala sesuatunya bagi qta. Ingat, jalan Tuhan di atas jalan-jalan qta =) Jika qta terus berdiri dengan cara pikir qta, qta tidak akan mampu. Mulailah isi pikiran qta dengan kebaikan Tuhan dan keluarbiasaan Tuhan hari ini. Mulai katakan bahwa hidupku dikelilingi dengan kebaikan Tuhan, masa depanku indah di dalam Tuhan. Hosana bagi sang Raja \:D/

Be Happy guys . . .
Jangan halangi berkat Tuhan dengan menyimpan sampah dalam hati mu.
Biar kasihnya yang begitu kuat melingkupi hati qta.
Memampukan qta untuk melangkah dalam rencanaNya yang indah.
RencanaNya tidak pernah gagal.
RencanaNya adalah masa depan.
Tinggalkan masa lalu yang tempatnya harusnya di belakang.

BLess bLess u abundanLy