The Encouragement Of Love

Dalam interaksi antar manusia, tanpa disadari kita memegang peranan yang amat penting. Saya selalu percaya bahwa hal kecil yang kita lakukan, dapat membawa pengaruh yang besar bagi kehidupan orang lain. Hal kecil itu dapat berbentuk positif ataupun negatif.

Setiap manusia memiliki kebutuhan terbesar untuk dikasihi. Bagi saya, kasih adalah suatu bentuk kata kerja yang artinya kasih itu harus dilakukan. Kita perlu menunjukkan kasih kita pada orang lain lewat sikap kita. Kasih bukanlah kasih, jika belum diberikan.

Sikap kita kepada seseorang menentukan apakah orang tersebut merasa dikasihi, atau sebaliknya.

Bayangkan bagaimana rasanya jika kita diperlakukan secara tidak baik oleh seseorang, mungkin sepele seperti diperlakukan secara tidak ramah oleh pelayan restoran. Karnanya, mungkin kita akan berpikir dua kali untuk mengunjungi restoran itu lagi. Pada kenyataannya, kebutuhan untuk merasa dikasihi bukan saja perlu kita terima dari orang-orang terdekat kita melainkan juga dari orang yang tidak memiliki hubungan secara langsung atau dekat dengan kita.

Biasanya bentuk kasih yang kita berikan digerakkan oleh perasaan kita. Ketika suasana hati sedang baik maka kita akan menjadi pribadi yang menyenangkan. Bagaimana jika perasaan kita sedang kacau? Bisa saja kita menimbulkan kekacauan bagi kehidupan orang lain. Contoh yang lain adalah biasanya kita memperlakukan orang lain sama atau bahkan lebih buruk dari cara orang tersebut memperlakukan kita.

Saya pernah mengalami saat dimana saya sungguh tidak ingin bersikap baik karna saya merasa tidak baik. Tapi saya sadar betul saya memiliki pengaruh untuk mencerakan atau mengkelamkan suatu kehidupan.

Jika saya memiliki kendali untuk menjadi pengaruh positif dalam kehidupan orang lain, tentu saya harus mulai dengan sebentuk tindakan yang berlawanan dengan perasaan negatif saya pada saat itu.

Lingkungan atau keadaan bisa saja membuat suasana hati kita menjadi buruk, namun saya percaya setiap kita memiliki dorongan untuk memberikan kontribusi positif bagi kehidupan orang lain dan hal tersebut hanya dapat terpenuhi jika kita memiliki komitmen untuk memberikan hanya yang terbaik bagi orang lain lepas dari bagaimanapun perasaan kita.

Judul yang saya berikan untuk tulisan kali ini adalah The Encouragement Of Love karna saya percaya sebentuk tindakan kasih yang kita berikan dapat memberikan suatu dorongan, dapat mengobarkan semangat dan membesarkan hati seseorang yang mungkin saja sedang membutuhkannya. So, let's don't stayed away from loving =)

May your act of love encouraging the needy.

Love,
Me

Bagaimana Berhubungan Dengan Orang Yang Berbeda?

Setiap orang diciptakan secara berbeda, kita sudah sering dengar. Bisa jadi, hal ini yang membuat kita jatuh cinta dengan si dia ;) Berhubungan dengan orang yang berbeda memang dapat melukiskan suatu warna tersendiri dalam kehidupan kita. Awalnya, dapat mencerahkan namun lambat laun ketika hubungan tersebut sudah memasuki usia yang bukan terbilang baru lagi; bisa jadi kita dibuat enggan olehnya.

Tentukanlah Tujuan Akhir Dari Sebuah Kebersamaan
Saya selalu percaya bahwa kita diciptakan berbeda untuk saling melengkapi. Sayangnya, kitalah manusia dengan seporsi ego yang membuat kita cenderung memposisikan diri lebih benar daripada orang lain. Untuk itu, kita perlu menentukan tujuan akhir dari kebersamaan yang kita jalin baik dengan sekelompok orang maupun dengan seorang pribadi.

Menentukan tujuan bukan berarti memiliki motif terselubung. Menentukan tujuan akhir merupakan suatu langkah awal untuk membentuk sinergi diantara lebih dari satu orang. Hal ini dapat membuat kita melihat perbedaan lebih kepada sebagai sarana untuk mencapai tujuan bersama, bukan untuk memecah belah.


Terimalah Perbedaan
Sistem dan pendekatan yang diadopsi oleh setiap orang berbeda-beda, tergantung dari kepribadan yang dimiliki masing-masing orang. Sadar atau tidak, kita seringkali bersikap manipulatif agar penyesuaian datang dari sisi seberang. Kita selalu menginginkan orang lain yang menyesuaikan diri dengan kita.

Setiap orang memiliki tahap pembelajarannya masing-masing. Dengan bersikap seperti di atas, sesungguhnya kita sedang berusaha untuk mengambil jalan pintas dengan memotong proses yang sedang terjadi dalam interaksi antar manusia.

Dengan menerima perbedaan, kita mempercayai orang lain untuk melakukan bagiannya. Ketika kita mulai belajar mempercayai maka keselarasan dan harmoni dapat tercipta. Bukankah kehidupan yang demikian yang kita damba? Lantas, kenapa kita hidup berlawanan dengannya?

Saya memiliki kehidupan yang mendorong saya masuk ke dalam proses interaksi antar manusia. Saya punya keluarga besar, pasangan, teman-teman yang memiliki kepribadian berbeda dengan saya. Bukan hanya berbeda, kata bertolak belakang mungkin lebih tepat untuk menggambarkannya. Saya pernah dan sering berada pada posisi dimana saya dibuat menggila karnanya. Sayapun sering tergoda ingin menyerah saja dalam proses nya. Sampai pada hari ini, tulisan ini dapat tercipta karna saya menolak untuk quit from the game.

I love people ;) dan saya sangat percaya akan dampak dari sebuah keputusan kecil untuk belajar melayani orang lain. Saya percaya kuasa dari kesatuan. Mungkinkah dua hal di atas sebenarnya merupakan kunci dari kemerdekaan yang kedua bagi bangsa kita?

Love,
Me