Hidup Yang Berarti

Kehidupan dapat mengajarkan kita banyak hal jika saja kita tidak terlalu berfokus pada diri kita sendiri. Saya merenungkan betapa saya melewatkan banyak hal indah jika saya menjadi seorang yang tidak mau tahu pada suatu waktu. Bayangkan betapa banyak hal yang kita lewati jika kita terlalu sibuk dengan urusan kita sendiri sampai-sampai ketika kita berhenti pada suatu waktu dan sadar kalo anak sudah bertumbuh semakin besar, orang tua menjadi semakin tua, usia kita yang sudah bertambah, namun ada begitu banyak bagian yang tidak dapat kita nikmati. Sungguh disayangkan, membayangkannyapun sudah membuat saya menghela nafas :)

Saya bukan tipe orang yang tertarik dengan setiap hal yang mengusik perjalanan saya. Saya juga bukan tipe orang yang senang menghabiskan waktu untuk sekedar berbasa-basi, saya anggap itu wasting time. Buttt, pemikiran tersebut pada akhirnya saya sadari sebagai suatu perangkap yang menjebak saya menjadi orang yang lebih dari sekedar fokus tapi juga terlalu berfokus pada diri saya sendiri serta pencapaian pribadi seorang saya tanpa memperdulikan sekitar saya.

Mungkin ini hanya sebagian dari kisah perjalanan saya, mungkin anda punya kisah yang berbeda. Namun jika hari ini atau mungkin nanti, hati kecil anda berbisik agar anda berhenti sejenak dari aktifitas dan merenungkan betapa berartinya sebuah kehidupan; maka berhentilah dan ikutilah hati kecil anda. Sadarilah bahwa ada kehidupan diluar lingkaran "keakuan" yang dapat kita sentuh jika saja kita bersikap lebih peka dan bijaksana dalam kehidupan.

Be blessed..

Ada Apa Dengan Negara Ini?

Opini saya mengenai Indonesia adalah negara yang menjajah bangsanya sendiri. Melihat berbagai peristiwa sederhana yang terjadi di lingkungan masyarakat, baik pengalaman saya sendiri maupun lewat pengamatan saya pada peristiwa yang dialami orang lain. Sayapun dapat merasakan perbedaan SARA yang secara sengaja ditonjolkan oleh sebagian besar orang. Perbedaan kepentingan menjadi alasan mengapa bangsa ini tidak dapat bersatu.

Lantas, siapa yang bertanggung jawab dalam mensejahterakan suatu bangsa? Jika saya dan anda orangnya, jadi mengapa masih menonjolkan perbedaan?